Ketika aku merintih dunia menjauhiku
Nyaris menyerah oleh terjal yang kakukan kakiku
Ketika jantungku terbebani bintang tak memihakku
Ku terpaku layaknya bonrka yang tak bernyawa
Panas menerkamku
Membakar seluruhnya dari ragaku
Dingin menyerangku
Membekukan seluruh hea nafasku
Aku seperti berdarah – darah
Tak karuan dan tak tentu arah
Aku terluka
Jutaan jarum menusuk qalbu
Hatiku hancur
Menjadi pertikel partikel yang berarti
Sesuatu sesakkan nafasku
Hingga menyulitkanku tuk bernafas
Seluruh medium medium raga ini patah
Seperti kayu kayu yang di hancurkan serangga
By. Ismi Rosdiana
wwwwwwwwwwwwwaaaaaaaaaaaaaaaaaa
BalasHapus