Adalah hantu di sudut mimpi
Yang
tak kasat mata namun seperti membayangi
Seperti
lukisan tua dalam jiwa
Walaupun
berdebu, ia tetap tak bisa hilang, selalu ada
Seperti
hantu tadi
Ia
juga tembus pandang namun mampu menyentuh dinding hati
Yang
bahkan kokohnya seperti karang dasar lautan
Layaknya
lukisan tadi
Ia
hanya tinggal goresan, namun seperti roh
Yang
terkadang menghangatkan, tak jarang juga mendinginkan
Lihatlah
dia, seperti masa lalu yang abadi
Yang
walau menggunakan rumus aristoteles pun
Tetap
tak mampu untuk menjelaskan dan menjabarkannya
Yang
walau menggunakan jurus saktipun
Tetap
tak mampu membuatnya pergi
Bagaimana
bisa sesuatu yang tinggal puing-puing
Menjadi
satu yg tak bisa dilenyapkan
Bagaimana
bisa bayangan yang tak semu ?
Menjadi
Masa lalu yang hidup di masa kini
Itulah
dia
Yang
tak tertulis
Yang
tak tergambar
Yang
tak terungkap
Dan
tak berwujud
Namun
hidup dan terpendam dalam benak paling dalam
Akan
selalu teringat seperti sejarah yang kelam
Akan
selalu ada seperti bayangan yang mengikuti langkah yang berjalan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar